MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar genap berusia 100 tahun tepat pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Diusia yang ke 1 abad ini, Wali Kota Makassar Danny Pomanto menitip banyak harapan.
Kata Danny, PDAM harus pandai membaca zaman bahwa seratus tahun itu adalah masa yang panjang.
“Yang diharapkan dari 100 tahun PDAM adalah profesionalisme yang lebih baik, bukan pengulangan terus seperti itu, pengalaman itu bukan pengulangan-pengulangan terus seperti itu, tapi harus ada kemajuan,” ucap Danny Pomanto diwawancara di di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Rabu 8 Agustus 2024 malam.
Menurut Danny PDAM harus ada inovasi, apalagi ditengah perkembangan teknologi yang pesat, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memajukan perusahaan kedepan.
Danny memacu PDAM untuk meningkatkan cakupan jangkauan air kepada pelanggan. Begitu juga dengan kualitas air di harapkan bisa ditingkatkan.
“Pelayanan air yang baik adalah coverage lebih luas, kualitas air lebih baik dengan deferensiasi pelayanan air, bisa diminum langsung bisa tidak diminum, efektivitas jaringan tentang kebocoran air, banyak hal termasuk pengamanan sumber air,” sebutnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Makassar Beni Iskandar mengemukakan, banyak perubahan yang telah dilakukan bersama direksi lainnya sejak diberi amanah memimpin PDAM pada 2022 lalu.
Misalnya terkait kepuasan pelanggan yang meningkat diangka 93 persen.
Dari sisi keuangan juga dinilai sangat baik menurut BPKP, target dua tahun berturut-turut telah dicapai PDAM.
Pada tahun 2022 pendapatan PDAM diangka Rp27 miliar dengan setoran deviden Rp9,5 miliar.
Meski sempat mengalami penurunan pendapatan di 2023 akibat elnino, PDAM tetap menyetor deviden sebanyak Rp7 miliar lebih.
“Kita mendapatkan keuntungan di Rp14 miliar 2023, menurun jauh karena ada elnino dan kita setor kurang lebih Rp7 M (ke Pemkot),” tuturnya.
Diusia PDAM yang ke 100 tahun ini, Beni berkomitmen untuk fokus pada target yang diberikan oleh wali kota.
Ialah meningkatkan cakupan pelanggan hingga 85 persen. Sekarang ini coverage pelanggan PDAM diangka 63 persen atau 180 ribu pelanggan aktif dan 20 ribu tidak aktif.
“Dan kita harap diusia 100 tahun ini kebaikan-kebaikan atau perubahan yang kita lakukan sebelumnya bisa lebih baik lagi. Banyak program pembaruan yang akan kita inisiasi,” ujarnya.
Terkait ketersediaan air, PDAM melakukan beberapa mitigasi dengan membangun intake atau penangkap air dari sumber air baku tepatnya di Moncongloe.
Editor: Arus Ahmad





