• BPBD Makassar Sebut Kekeringan Berdampak ke 11 Kecamatan
    Oleh | Minggu, 29 Oktober 2023 | 02:51 WITA

    MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Wilayah di Kota Makassar yang terdampak kekeringan semakin meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga Sabtu 21 Oktober 2023, kekeringan telah berdampak hingga 11 kecamatan.

    Kecamatan yang terdampak kekeringan di yaitu Kecamatan Ujung Tanah, Tallo, Tamalanrea, Panakkukang, Tamalate, Mariso, Biringkanayya, Bontoala, Makassar, Manggala dan Wajo. Kecamatan Tallo menjadi daerah yang paling banyak terdampak yaitu 15 kelurahan.

    “Secara keseluruhan, Wajo belum signifikan terpengaruh. Bukan pemukimannya. Kalau betul-betul baru itu di Tamalate, ada beberapa titik yang memang di daerah pemukiman,” kata Kepala BPBD Kota Makassar, Hendra Hakamuddin,  Minggu (29/10/2023).

    Hendra menjelaskan bahwa di Kecamatan Wajo, kekeringan tidak berdampak di pemukiman warga. Dari data tersebut, kekeringan hanya berdampak di satu kelurahan yaitu Kelurahan Butung.

    Hendra menyebut lokasi terdampak itu adalah Pasar Butung. Karena itu, BPDB bersama PDAM juga mendistribusikan air bersih ke pusat perbelanjaan tersebut.

    “Kecamatan Wajo itu sebenarnya di Pasar Butung. Jadi, Pasar Butung itu tidak ada air, jdi kita suplai di sana. Masuklah di dalam data kita kan, Kecamatan Wajo. Karena lokasinya ada di Kecamatan Wajo,” kata Hendra.

    Kekeringan di Kota Makassar tidak hanya berdampak pada pemukiman warga. Tempat publik seperti pusat perbelanjaan bahkan fasilitas kesehatan telah terdampak kekeringan.

    Pusat perbelanjaan lain yang juga terdampak kekeringan yaitu Mal Nipah. Pihak manajemen sempat menutup pusat perbelanjaan ini selama sehari untuk pembenahan.

    Selain itu, beberapa Puskesmas yang terdampak kekeringan yaitu Puskesmas Tamamaung di Kecamatan Panakkukang, Puskesmas Layang dan Puskesmas Antang di Kecamatan Manggala, serta Puskesmas Rappokalling di Kecamatan Tallo.

    BPBD Makassar bekerja sama dengan instansi terkait seperti PDAM, dan lainnya masih terus mendistribusikan air bersih. Sejauh ini, tercatat sebanyak 53.637 KK yang menerima distribusi air bersih.

    Adapun jumlah air yang telah didistribusikan yaitu 8.913.901 liter. Air bersih didistribusikan ke 78 titik distribusi kelurahan.

     

    Editor: Ahmad Rusli