• Capai Target di 2023, Bapenda Makassar Optimis PAD Terus Meningkat
    Oleh | Selasa, 9 Juli 2024 | 10:17 WITA

    MAKASSAR, LINKSULSEL.COM– Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengatakan, kondisi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir November 2023 mencapai di angka Rp1,25 triliun dari target 1,49 atau mencapai 83 persen.

    “Ini berkat kerja kita semua, para wajib pajak. Sehingga bentuk apresiasi kepada wajib pajak ini sebagai motivasi atau ajakan wajib pajak lain untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Makassar. Apalagi, pada tahun ini, PAD Kota Makassar, sebanyak Rp140 miliar dari tahun sebelumnya jika dibandingkan year to year di bulan sekarang,” ujar mantan Kabag Humas ini, Selasa 9 Juli 2024.

    Sebanyak 300 Badan Usaha (BU) se-Kota Makassar dianggap berkontribusi dalam peningkatan pajak daerah yang memiliki ketaatan pajak yang tinggi, sehingga terdapat 27 badan usaha yang secara simbolis menerima penghargaan langsung dari Bapenda.

    Sebelumnya, Makassar telah meraih penghargaan TP2DD Terbaik Tingkat se-Sulsel 2023 & Program Unggulan P2DD Terbaik Tingkat Kota secara Nasional 2023 dari Bank Indonesia diberikan kepada Pemkot Makassar sebagai Kota dengan Digitalisasi Terbaik diantara seluruh kota di Indonesia, yang berarti pemerintahan dituntut mengikuti perkembangan teknologi dan pembayaran kanal digitalisasi, seperti Pakinta yang mendapat pengakuan baik dari nasional dan internasional.

    Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar periode Januari hingga November 2023 mencapai Rp1,25 triliun atau 83 persen dari target yang diberikan yakni Rp1,4 triliun.

    Capaian tersebut mengalami surplus sebesar Rp140 juta jika dibandingkan PAD pada November 2022 yakni Rp1,05 triliun.

    Firman mengungkapkan ada tiga jenis pajak yang telah mencapai target yakni pajak restoran, pajak hotel, dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

    Disusul dengan Pajak Bumi dan Bangunan yang saat ini mencapai 90 persen. Sedangkan, untuk jenis pajak lainnya masih di bawah target.

    Firman mengaku meskipun terdapat beberapa jenis komponen pajak yang tidak mencapai target, pihaknya akan tetap mengejar ketertinggalan tersebut di tahun mendatang.

    “Inilah yang kami lakukan sebagai upaya upaya kedepannya untuk terus meningkatkan,” ucap Firman.

    Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan PAD kata Firman, yakni melalui aplikasi pajak terintegrasi dan terdigitalisasi (PAKINTA).

    “Semoga dengan adanya misalnya seperti pakinta ataupun kegiatan kegiatan lainnya itu dapat meningkatkan output dari PAD Kota Makassar di tahun mendatang,” terang Firman.

    Editor: Arus Ahmad