SANGGATA, LINKSULSEL.COM- Putri Ansari selaku mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang, melakukan pendampingan hukum terhadap pengurusan izin usaha milik Bapak Ridwan yang terletak di Jl. St. Hasanuddin No.05 Desa Singa Gembara, Kec. Sangatta Utara, Kab. Kutai Timur yang tentunya dilakukan berdasarkan arahan serta dampingan dari Laboratorium Hukum FH UMM
Dalam sosialisasinya, Putri selaku mahasiswi FH UMM menjelaskan bahwa Perizinan Usaha ini merupakan suatu hal yang wajib bagi pelaku usaha, karena merupakan legalitas yang akan diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan usaha/kegiatannya guna melindungi dirinya sebagai pelaku usaha. Sehingga, pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara aman dan nyaman serta tidak perlu khawatir terhadap ancaman-ancaman lain yang dapat menimpa usaha. Selain itu, dalam sosialisasinya Putri juga menjelaskan mengenai macam-macam izin usaha, tingkat risiko perizinan usaha, manfaat jika mendaftarkan izin usaha, serta risiko jika izin usaha tidak didaftarkan.
Putri juga mengatakan saat melakukan sosialisasi ternyata masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai wajibnya perizinan usaha, hal tersebut disebabkan karena sebagian besar masyarakat belum mendapatkan sosialisasi atau pendampingan terkait pentingnya izin usaha
Oleh karena itu, disini Putri selaku mahasiswi FH UMM melakukan pendampingan kepada masyarakat terkait tata cara dalam melakukan pendaftaran izin udaha melalui OSS (online single submission) yang dimana pendaftaran ini dapat dilakukan dengan mudah yaitu cukup melalui aplikasi secara online. Saat melakukan pendampingan, Putri juga menjelaskan mengenai cara penggunaan OSS serta prasyarat sebelum mengakses OSS, yaitu cukup dengan memiliki KTP dan NPWP.
Akibat dari sosialisasi dan pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa FH UMM membuat Bapak Ridwan selaku pelaku usaha sangat terbantu, beliau menegaskan bahwa “padahal sebelumnya saya tidak ada pikiran untuk mendaftarkan izin usaha karena saya kurang paham, dan saya pikir pendaftaran izin usaha itu sendiri akan ribet serta memakan waktu lama tapi ternyata setelah dilakukan sosialisasi oleh mahasiswi FH UMM tadi saya baru tahu kalau ternyata melakukan pendaftaran izin usaha sangat mudah dan cukup bermodalkan telepon gengam. Selain itu, saya selaku masyarakat yang awam dengan hukum juga baru tahu ternyata mendaftarkan izin usaha juga telah diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia”.
Editor: Ahmad Rusli





