Saluran Air Baku Normal, PDAM Makassar Optimalkan Pelayanan

MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir di Sulawesi Selatan berdampak signifikan pada produksi air bersih di Kota Makassar.

Setelah beberapa bulan mengalami kekeringan akibat musim kemarau, saluran air baku yang sebelumnya kering mulai kembali normal, sehingga produksi air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Panaikang dan IPA 3 Antang, yang melayani wilayah utara dan timur kota, mulai pulih.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi IPA 2, Rizky Amin, menyampaikan bahwa per hari ini (Sabtu 16 November 2024), ketinggian air di Bendung Leko Pancing masih berada 70 cm di bawah titik pelimpahan mercusuar. Jika kondisi air sudah normal, ketinggiannya dapat mencapai 150-250 cm di atas pelimpahan mercusuar.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, bersama timnya terus memantau kondisi sumber air baku.

“Alhamdulillah hujan sudah mulai turun, kondisi pelayanan sudah berangsur membaik, dan optimalisasi layanan terus kami lakukan,” ungkap Beni.

Meski layanan mulai pulih, beberapa wilayah masih belum mendapatkan suplai air bersih.

Beni dan tim memberikan perhatian khusus pada wilayah-wilayah tersebut dan meminta timnya untuk mengecek apakah gangguan ini masih akibat kemarau atau disebabkan faktor lain.

“Debit air normal ke kota biasanya sekitar 550-600 liter per detik (lps). Saat ini, debit masih fluktuatif di kisaran 400-500 lps, jadi belum sepenuhnya normal. Kami terus memantau wilayah tertentu yang belum normal dan tetap menyuplai air melalui tangki,” tambah Beni.

Beni berharap volume air baku dapat terus meningkat agar suplai air bersih di seluruh wilayah yang terdampak dapat segera kembali normal.

 

Editor: Arus Ahmad

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan