MAKASSAR, LINKSULSELCOM- Meski sempat mengalami ketidakjelasan pelaksanaan, akhirnya Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 akhirnya terlaksana juga.
Dikutip dari Makassar Metro, mendengar kabar ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata RI mengapresiasi terlaksananya event yang masuk dalam Top 10 Event Wonderful Indonesia.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga Ketua Tim Calender of Event Kemenpar, Jumat (11/10/2019).
Dia menyiratkan sudah sepantasnya event sekelas F8 tetap terlaksana. Esthy Reko Astuti menyebut, F8 memberi dampak besar bagi perekonomian daerah.
“Beberapa kali F8 digelar dihadiri pengunjung dan peserta yang banyak. Dan juga menghasilkan bisnis yang sangat besar,” kata Esthy Reko Astuti saat dihubungi Makassarmetro.com.
Pada tahun 2017 lalu, jumlah pengunjung mencapai 1,2 juta orang dengan nilai transaksi Rp. 7,6 miliar selama lima hari pelaksanaan. Pada tahun 2018 lebih fantastis lagi, jumlah pengunjung mencapai 2,5 juta orang dengan total nilai transaksi Rp. 21 miliar.
F8 yang mencakup Fashion, Food and Fruit, Fiction Writers and Fonts, Folks, Fusion Music, Flora and Fauna, Film dan Fine Art dikemas dengan konsep High Technology and High Culture ini melibatkan ratusan komunitas kreatif dan pelaku UKM di Makassar.
Esthy Reko menitipkan pesan kepada penyelenggara F8 agar menjaga kerapihan pelaksanaan acara. Diketahui, pada tahun ini F8 diselenggarakan oleh swasta, bukan lagi oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Saya tidak bisa hadir karena ke Banyuwangi, tapi pesan saya F8 kali ini diharapkan dapat diorganisir dengan baik yanh dapat memberikan dampak yang signifikan di berbagai sektor khususnya pariwisata,” tutupnya.
(MakassarMetro)
Editor: Sania





