Profile Muhammad Ikbal, drg., Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K) Dosen FKG, Universitas Hasanuddin

Oplus_16777216

Dari Keera Menembus Dunia: Senyum Mengukir Jejak Global dari Kampus Merah

Makassar — Di tengah denyut perkembangan ilmu kedokteran gigi yang kian kompleks dan menuntut presisi tinggi, nama Muhammad Ikbal, drg., Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K) menjulang sebagai sosok yang tak sekadar hadir, tetapi menggetarkan. Ia bukan hanya akademisi, bukan hanya klinisi, melainkan sebuah narasi hidup tentang ketekunan yang menjelma menjadi prestasi, dan dedikasi yang bermetamorfosis menjadi pengaruh luas lintas batas.

Lahir di Keera, Wajo, pada 21 Oktober 1980, Ikbal tumbuh dari kesederhanaan yang nyaris sunyi, namun menyimpan daya ledak cita-cita yang tak terbendung. Dari bangku SD hingga SMA di tanah kelahirannya, ia menapaki jalan pendidikan dengan langkah pasti—seolah setiap fase telah ditakdirkan menjadi batu loncatan menuju panggung yang lebih besar.

Perjalanan intelektualnya menemukan momentum saat ia menjejakkan kaki di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin. Di sanalah fondasi keilmuannya ditempa—hingga ia meraih gelar dokter gigi pada 2009. Namun bagi Ikbal, gelar bukanlah puncak, melainkan gerbang. Ia melesat lebih jauh, menembus Universitas Indonesia untuk memperdalam Prostodonsia, lalu menaklukkan jenjang subspesialis di bidang kompleks dan implan—ranah yang menuntut ketelitian hampir sempurna.

Puncaknya, ia merambah kancah internasional dengan meraih gelar Ph.D. dari China Medical University, Taiwan, pada 2023—sebuah capaian yang menegaskan bahwa batas geografis tak pernah mampu membatasi cakrawala intelektualnya.
Di ruang-ruang kelas Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Ikbal bukan sekadar pengajar. Ia adalah katalis, penggerak, dan inspirator. Dari Blok Gnatologi hingga Oral Rehabilitasi, ia membentuk generasi dokter gigi dengan standar yang bukan hanya nasional, tetapi global. Setiap materi yang ia sampaikan bukan sekadar teori, melainkan refleksi dari pengalaman klinis dan riset yang mendalam.

Sejak 2009, ia mengabdikan diri sebagai dosen di Universitas Hasanuddin. Namun kiprahnya tak berhenti di sana. Ia juga aktif sebagai dokter spesialis di RSGMP Unhas, tempat di mana ilmu bertemu praktik, dan teori diuji oleh realitas pasien. Di saat yang sama, ia memegang peran strategis sebagai Assistant Editor Journal of Dentomaxillofacial Science, turut menjaga marwah keilmuan melalui publikasi ilmiah bereputasi.

Kepemimpinannya semakin nyata ketika dipercaya sebagai Sekretaris Senat dan Ketua Program Studi S1 Kedokteran Gigi FKG Unhas sejak 2024. Di tangan Ikbal, program studi bukan sekadar institusi administratif, melainkan laboratorium besar pembentukan masa depan profesi. Ia juga menjadi bagian dari Tim Adhoc UKMP2DG tingkat nasional—sebuah peran krusial dalam menjaga standar kompetensi dokter gigi Indonesia.

Tak cukup di ranah akademik dan klinis, Ikbal juga menembus ruang-ruang pengembangan sumber daya manusia melalui program MBKM, serta bahkan merambah dunia non-akademik sebagai Dewan Pembina Catur Universitas Hasanuddin—mencerminkan keluasan minat dan kedalaman perspektifnya.

Berbagai pelatihan internasional dan nasional yang ia ikuti—dari Jepang hingga berbagai forum akademik di Indonesia—menjadi bukti bahwa dirinya adalah pembelajar sejati. Ia tidak pernah berhenti mengasah diri, seolah waktu baginya bukan untuk dihabiskan, tetapi untuk ditaklukkan.

Dalam sosok Muhammad Ikbal, ilmu bukan sekadar kumpulan pengetahuan—melainkan energi yang menggerakkan perubahan. Ia adalah arsitek senyum, yang tak hanya memperbaiki fungsi dan estetika, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri manusia. Ia adalah bukti hidup bahwa dari sebuah sudut kecil di Wajo, lahir cahaya yang mampu menerangi panggung dunia.
Dan selama dedikasi itu terus menyala, nama Muhammad Ikbal akan tetap terpatri—bukan hanya dalam catatan akademik, tetapi dalam sejarah panjang pengabdian ilmu pengetahuan di Indonesia.

Duta Ilmu yang Menyatukan Sains, Pengabdian, dan Kepemimpinan

Makassar — Jika ilmu adalah cahaya, maka Muhammad Ikbal, drg., Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K) adalah nyala yang tak pernah redup—menyala dari ruang-ruang seminar, memancar hingga ke pelosok desa, dan menjelma menjadi inspirasi yang menjangkau lintas generasi. Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade, khususnya sejak 2019 hingga 2025, namanya menggema sebagai salah satu pembicara paling aktif dan berpengaruh di dunia kedokteran gigi, baik di panggung nasional maupun internasional.
Di berbagai forum prestisius—mulai dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di berbagai wilayah, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, hingga rumah sakit rujukan seperti RSUP Dr. Tadjuddin Chalid—Ikbal tampil bukan sekadar sebagai narasumber. Ia hadir sebagai pemantik pemikiran, sebagai instruktur yang menghidupkan praktik, dan sebagai komunikator ilmu yang mampu menjembatani kompleksitas sains dengan kebutuhan nyata di lapangan. Bahkan di forum internasional, ia membawa nama Indonesia dengan penuh percaya diri, memperlihatkan bahwa kualitas keilmuan anak bangsa mampu berdiri sejajar di kancah global.

Namun, gemerlap panggung ilmiah itu tidak membuatnya jauh dari akar pengabdian. Justru di situlah sisi lain Ikbal menemukan maknanya yang paling dalam. Ia turun langsung ke masyarakat, menghadirkan senyum bagi mereka yang kerap terpinggirkan oleh akses layanan kesehatan. Di Bantaeng, misalnya, ia terlibat dalam bakti sosial pemasangan gigi tiruan bagi lansia—sebuah kegiatan yang bukan sekadar medis, tetapi juga menyentuh dimensi kemanusiaan.
Melalui kampanye kesehatan gigi bersama PDGI Sulselbar, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan Dies Natalis FKG Unhas dan pelayanan kesehatan berkelanjutan, Ikbal menunjukkan bahwa ilmu tidak boleh berhenti di laboratorium atau ruang kuliah. Ilmu harus hidup, bergerak, dan menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.

Di sisi lain, perjalanan intelektualnya terus ditempa melalui partisipasi aktif dalam berbagai seminar dan konferensi sejak 2013. Ia hadir sebagai peserta dalam forum-forum bergengsi seperti Symposium Implant Dentistry, Prosthodontics Scientific Meeting, COSTEN (Colloquium of Prosthodontics Science), hingga Rapat Kerja Nasional PDGI. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya tiada henti untuk menyerap, memperkaya, dan memperbarui wawasan keilmuan.

Dalam dunia penelitian, Ikbal menorehkan kiprah yang tak kalah gemilang. Sejak 2017 hingga 2019, ia terlibat dalam berbagai penelitian strategis di bidang biomaterial, implan, dan prostodonsia—bidang yang menjadi tulang punggung inovasi dalam rehabilitasi fungsi dan estetika rongga mulut. Didukung oleh pendanaan dari Universitas Hasanuddin dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, ia berperan sebagai ketua sekaligus anggota tim penelitian, memperlihatkan kapasitasnya sebagai ilmuwan yang tidak hanya produktif, tetapi juga kolaboratif.

Sementara itu, di ranah organisasi profesi, rekam jejak Ikbal adalah potret kepemimpinan yang konsisten dan berjenjang. Dimulai sejak 2007 sebagai Ketua Umum Dewan Mahasiswa Profesi FKG Unhas, ia terus menapaki tangga kepemimpinan hingga dipercaya sebagai Wakil Sekretaris PDGI Wilayah Sulselbar (2018–2022), pengurus PP IPROSI (2019–2023), hingga kini menjabat sebagai Sekretaris Kolegium Prostodonsia Indonesia (2024–2028) dan Ketua Bidang Pendidikan PDGI Cabang Makassar (2025–2030).
Perjalanan ini bukan sekadar daftar jabatan, melainkan jejak panjang pengabdian yang terstruktur, konsisten, dan berdampak luas. Di setiap posisi, Ikbal tidak hanya hadir sebagai pengisi ruang, tetapi sebagai penggerak perubahan—mendorong peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat standar profesi, dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Dalam dirinya, berpadu tiga kekuatan besar: intelektualitas yang tajam, kepedulian sosial yang dalam, dan kepemimpinan yang matang. Ia adalah representasi nyata dari akademisi modern—yang tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak; tidak hanya mengajar, tetapi juga mengabdi; tidak hanya berbicara, tetapi juga menginspirasi.

Dan ketika langkahnya terus berlanjut, satu hal menjadi pasti: nama Muhammad Ikbal tidak hanya akan dikenang sebagai seorang dokter gigi atau akademisi, tetapi sebagai arsitek perubahan—yang menjadikan ilmu sebagai jalan, pengabdian sebagai tujuan, dan kemanusiaan sebagai fondasi utama.

Dari Panggung Prestasi hingga Mahakarya Ilmiah

Dalam hamparan panjang perjalanan akademik dan profesionalnya, Muhammad Ikbal, drg., Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K) tidak sekadar menapaki jalur prestasi—ia menorehkan jejak yang berkilau, seolah setiap langkahnya meninggalkan pantulan cahaya keunggulan yang sulit dipadamkan oleh waktu.

Penghargaan yang ia raih bukanlah sekadar simbol, melainkan pengakuan atas konsistensi, ketekunan, dan kualitas yang teruji di medan kompetisi ilmiah yang ketat. Pada tahun 2019, dalam ajang bergengsi Makassar Scientific Meeting, ia mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 sekaligus Juara 2—sebuah capaian yang tidak hanya langka, tetapi juga mencerminkan dominasi intelektual dalam satu panggung yang sama. Setahun kemudian, pada 2020, ia kembali mengukuhkan diri di level internasional dengan meraih Juara 2 dalam International Scientific Meeting, menandakan bahwa kapasitasnya tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di kancah global.

Namun, puncak pengakuan yang sarat makna datang dari negara. Anugerah Satyalancana Karya Satya X Tahun yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia pada 2020 menjadi penegasan bahwa dedikasi panjangnya dalam dunia pendidikan dan pengabdian bukan sekadar rutinitas, melainkan pengabdian yang bernilai strategis bagi bangsa. Sebuah penghormatan yang tidak semua orang mampu raih, karena ia mensyaratkan integritas, loyalitas, dan kontribusi nyata yang berkelanjutan.

Di balik gemerlap penghargaan tersebut, berdiri kokoh fondasi karya ilmiah yang menjadi ruh dari perjalanan akademiknya. Ikbal bukan hanya peneliti—ia adalah penjelajah ilmu yang menembus batas-batas kompleksitas kedokteran gigi modern. Karyanya pada tahun 2024 tentang Finite Element Analysis of Stabilization Splint Pressure Distribution yang terindeks Scopus Q2, menjadi bukti ketajaman analisisnya dalam mengurai tekanan biomekanik dengan presisi tinggi.

Sebelumnya, pada 2023, risetnya mengenai Assessment of Sagittal Root Position yang menembus jurnal Scopus Q1 menunjukkan kapasitasnya dalam membaca detail mikro yang menentukan keberhasilan prosedur implan—sebuah bidang yang menuntut ketelitian hampir sempurna. Pada 2022, ia mengangkat isu yang lebih luas melalui penelitian tentang pembiayaan perawatan pasien kanker oromaksilofasial yang juga terindeks Scopus Q2, memperlihatkan bahwa kepeduliannya tidak hanya pada aspek klinis, tetapi juga sistem kesehatan secara keseluruhan.

Bahkan sejak 2020, melalui karyanya tentang modifikasi teknik prostesis okular yang terindeks Scopus Q3, Ikbal telah menunjukkan keberanian untuk masuk ke wilayah inovasi yang tidak banyak dijelajahi. Rentang publikasi dari 2017 hingga 2019 di berbagai jurnal nasional dan internasional semakin mempertegas bahwa produktivitas ilmiahnya bukanlah fenomena sesaat, melainkan arus deras yang terus mengalir.

Tak berhenti sebagai penulis, ia juga memainkan peran penting dalam menjaga kualitas ilmu pengetahuan itu sendiri. Pada 2018, ia dipercaya sebagai editor dalam Book of Abstract pada forum internasional ICoBTD—sebuah posisi yang menuntut ketajaman seleksi dan kedalaman pemahaman ilmiah. Kemudian pada 2022, ia berperan sebagai reviewer jurnal e-GiGi (Sinta 3), menjadi penjaga gerbang kualitas publikasi ilmiah, memastikan bahwa setiap karya yang terbit memenuhi standar akademik yang tinggi.

Dalam diri Muhammad Ikbal, penghargaan dan karya ilmiah bukanlah dua entitas yang berdiri sendiri. Keduanya adalah dua sisi dari satu mata uang: dedikasi tanpa henti terhadap ilmu pengetahuan. Ia adalah bukti hidup bahwa ketika kerja keras dipadukan dengan visi yang jelas, maka hasilnya bukan sekadar prestasi—melainkan warisan intelektual yang akan terus memberi makna, bahkan jauh melampaui zamannya.

BIODATA
Nama: Muhammad Ikbal, drg., Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K)
NIP/NIK: 198010212009121002
NIDN: 0021108003
Tempat, Tanggal Lahir: Keera, 21 Oktober 1980
Jenis Kelamin: Laki-laki
Status Perkawinan: Kawin
Agama: Islam
Golongan/Pangkat: IV/a – Pembina
Jabatan Fungsional: Lektor Kepala
Perguruan Tinggi: Universitas Hasanuddin
Alamat Kantor: Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10, Makassar
Telp/Faks Kantor: (0411) 586012
Alamat Rumah: Jl. Daeng Tata I, BTN Tabaria Blok G5 No. 1, Makassar
No. HP: 0811-4627-67
Email: ikbal_muhammad@unhas.ac.id

Riwayat Pendidikan
Tahun Lulus Jenjang Perguruan Tinggi Bidang Studi
1993 SD SDN 193 Keera, Kab. Wajo –
1996 SMP SMP Negeri Keera, Kab. Wajo –
1999 SMA SMU Negeri 1 Sengkang, Kab. Wajo IPA
2005 Sarjana (SKG) FKG Universitas Hasanuddin Kedokteran Gigi
2009 Profesi (drg) FKG Universitas Hasanuddin Kedokteran Gigi
2016 Spesialis (PPDGS) Universitas Indonesia Prostodonsia
2022 Subspesialis (Sp2) Kolegium Prostodonsia PKIKG (Kompleks & Implan)
2023 Ph.D. China Medical University, Taiwan Dentistry

Pengalaman Mengajar
No Mata Kuliah Program Institusi Tahun
1 Blok Gnatologi I S1 FKG Unhas 2019/2020
2 Blok Gnatologi II S1 FKG Unhas 2019/2020
3 Ilmu Kedokteran Gigi Dasar 2 S1 FKG Unhas 2019/2020
4 Kepaniteraan Prostodonsia Profesi FKG Unhas 2019/2020
5 Keterampilan Belajar S1 FKG Unhas 2019/2020
6 Ilmu Kedokteran Gigi Dasar 2 S1 FKG Unhas 2023/2024
7 Kepaniteraan Prostodonsia Profesi FKG Unhas 2023/2024
8 Oral Rehabilitasi I S1 FKG Unhas 2023/2024

PENGALAMAN KERJA
• 2009–sekarang : Dosen, Universitas Hasanuddin
• 2017–sekarang : Dokter Spesialis, RSGMP Unhas
• 2017–sekarang : Assistant Editor Journal of Dentomaxillofacial Science (JDMFS), FKG Unhas
• 2017–sekarang : Anggota Komite Etik, FKG–RSGMP Unhas
• 2024–sekarang : Sekretaris Senat, FKG Unhas
• 2024–sekarang : Ketua Program Studi S1 Kedokteran Gigi, FKG Unhas
• 2025–sekarang : Tim Adhoc UKMP2DG, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI
• 2025 : Person in Charge (PIC) MBKM, Universitas Hasanuddin
• 2026 : Dewan Pembina Catur, Universitas Hasanuddin

Pelatihan Profesional
• 2011: Pelatihan Bahasa Inggris DIKTI – Universitas Negeri Malang
• 2018: Sakura Science Programme – Okayama University, Jepang
• 2019: Pelatihan Etik Penelitian, Uji Klinik, Dental Implan, PBL, RPS, Kurikulum, HKI, dan berbagai workshop akademik – Universitas Hasanuddin

PEMBICARA NASIONAL & INTERNASIONAL
Aktif sebagai speaker, narasumber, dan instruktur hands-on dalam berbagai seminar, workshop, dan konferensi sejak 2019 hingga 2025, termasuk:
• PDGI (berbagai cabang dan wilayah)
• FKG Universitas Hasanuddin
• RSUP Dr. Tadjuddin Chalid
• Forum internasional kedokteran gigi

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
• Bakti sosial gigi tiruan lansia – Bantaeng
• Kampanye kesehatan gigi PDGI SULSELBAR
• Dies Natalis FKG Unhas
• Kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat berkelanjutan

SEMINAR & KONFERENSI
Aktif sebagai peserta dalam berbagai seminar nasional dan internasional sejak 2013, termasuk:
• Symposium Implant Dentistry
• Prosthodontics Scientific Meeting
• COSTEN (Colloquium of Prosthodontics Science)
• Rapat Kerja Nasional PDGI

PENGALAMAN PENELITIAN
• 2017–2019: Penelitian terkait biomaterial, implan, dan prostodonsia
• Sumber dana: UNHAS & Kemenristekdikti
• Peran: Ketua dan anggota penelitian

ORGANISASI PROFESI
• 2007 : Ketua Umum, Dewan Mahasiswa Profesi FKG Unhas
• 2018–2022 : Wakil Sekretaris, PDGI Wilayah Sulselbar
• 2019–2023 : Pengurus, PP IPROSI
• 2024–2028 : Sekretaris, Kolegium Prostodonsia Indonesia
• 2025–2030 : Ketua Bidang Pendidikan, PDGI Cabang Makassar
PENGHARGAAN
• 2019: Juara 1 & 2 (Makassar Scientific Meeting)
• 2020: Juara 2 (International Scientific Meeting)
• 2020: Satyalancana Karya Satya X Tahun – Presiden RI
Karya Ilmiah
a. Buku/Jurnal (pilihan utama)
• 2024: Finite Element Analysis of Stabilization Splint Pressure Distribution – Scopus Q2
• 2023: Assessment of Sagittal Root Position… – Scopus Q1
• 2022: Outpatient Dental Treatment Expenditure… – Scopus Q2
• 2020: Modification of Techniques in Ocular Prostheses – Scopus Q3
• 2017–2019: Berbagai publikasi di jurnal nasional dan internasional (Sinta & Scopus)
b. Editor/Reviewer
• 2018: Editor Book of Abstract ICoBTD
• 2022: Reviewer Jurnal e-GiGi (Sinta 3)

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan