MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengatakan, kondisi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir November 2023 mencapai di angka Rp1,25 triliun dari target 1,49 atau mencapai 83 persen.
“Ini berkat kerja kita semua, para wajib pajak. Sehingga bentuk apresiasi kepada wajib pajak ini sebagai motivasi atau ajakan wajib pajak lain untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Makassar. Apalagi, pada tahun ini, PAD Kota Makassar, sebanyak Rp140 miliar dari tahun sebelumnya jika dibandingkan year to year di bulan sekarang,” ujar mantan Kabag Humas ini.
Sementara itu, Asisten III Pemkot Makassar, Mario Said, menyampaikan, penerimaan pajak sebagai bentuk komitmen wajib pajak dalam membantu pemerintah untuk membangun perkotaan.
“Saya melihat malam ini ada banyak wajib pajak yang hadir memperlihatkan komitmen kita untuk kemajuan Kota Makassar,” katanya. Mario turut menambahkan harapannya. “Kepada seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) pengelola pendapatan untuk meningkatkan penerapan elektronifikasi transaksi (transaksi non tunai) dalam pemungutan PAD, khususnya bagi SKPD pengelola retribusi harapannya agar seluruh kanal pembayaran digital yang telah disiapkan Pemkot Makassar dalam melakukan pembayaran, baik melalui QRIS, VA, transfer, maupun kanal digital lainnya dapat terealisasi,” harapnya.
Sebanyak 300 Badan Usaha (BU) se-Kota Makassar dianggap berkontribusi dalam peningkatan pajak daerah yang memiliki ketaatan pajak yang tinggi, sehingga terdapat 27 badan usaha yang secara simbolis menerima penghargaan langsung dari Bapenda.
Editor: Arus





