DPRD Makassar Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Investasi GMTD

MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- DPRD Kota Makassar mempertanyakan transparansi pengelolaan investasi PT Gowa Makassar Tourism Development Corporation (GMTDC) usai mendapat sorotan dari instansi selaku pemegang saham. Pihaknya turut menyoroti kontribusi perusahaan yang dinilai masih minim bagi daerah.

“Tidak ada transparansi pengelolaan perusahaan itu, banyak simpang siur informasi. Misalkan, banyak penjualan, itu kan kawasan tourism, tetapi kok tiba-tiba jadi perumahan, perubahan kemudian menjadi rumahnya. Apakah masuk ke perusahaan dan bagaimana bagi hasilnya,” ujar Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, Kamis 11 Januari 2024.

Bacaan Lainnya

Rudianto menganggap pihak GMTD tidak akuntabel dalam mengelola keuangan. Apalagi dividen yang didapatkan oleh para pemegang saham sangat kecil.

“Katanya 3 tahun terakhir tidak pernah lagi menyetorkan ke pemerintah provinsi. Katanya sisa Rp 58 juta satu tahun. Ini kan tidak masuk akal,” cetusnya.

Rudianto menilai keberadaan GMTD seharusnya memberikan dampak signifikan pada perekonomian di Sulsel. Namun GMTD tidak pernah terbuka kepada para pemilik saham.

“Keberadaan GMTDC yang selama ini tidak punya kontribusi, yang dinilai tidak punya kontribusi terhadap daerah kita, termasuk di dalamnya banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di GMTDC sekaitan dengan pengelolaan aset atau perusahaan,” jelasnya.

Situasi itulah yang ditindaklanjuti Pj Gubernur Sulsel Bahtiar dengan mengumpulkan para pemilik saham membicarakan persoalan tersebut. Rudianto turut hadir dalam pertemuan yang melibatkan, Pemkab Gowa, Pemkot Makassar, dan Yayasan Pembangunan Masyarakat Sulsel sebagai pemegang saham di GMTD.

 

Editor: Ahmad Rusli

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan