• Dinkes Makassar Anggarkan 14,1 Miliar Rupiah Untuk Mobil Listrik Dottorota
    Oleh | Senin, 24 Juni 2024 | 13:54 WITA

    MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Sebanyak 47 unit mobil Homecare Dottoro’ta type Wulling Air Ev yang ramah lingkungan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk setiap Puskesmas.

    Untuk satu unit mobil Homecare Dottoro’ta Dinas Kesehatan Kota Makassar mengeluarkan anggaran Rp300 juta, sehingga total anggaran yang disiapkan Dinkes Makassar untuk pengadaan 47 unit mobil tersebut sebanyak Rp14,1 miliar.

    Meski tidak merinci secara pasti, Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin menyebut, untuk satu unit mobil Dottoro’ta berada dikisaran Rp 300 juta sudah termasuk peralatan medisnya.

    “Kurang lebih Rp300 juta itu sudah termasuk modifikasi di dalamnya. Kami terima beres dari pihak Wuling,” ungkap Nursaidah, Senin 24 Juni 2024.

    Selain itu, Nursaidah juga mengatakan, dari data tahun 2015 sampai sekarang pemanfaatan homecare sangat diapresiasi oleh masyarakat kota Makassar.

    Dirinya juga menjelaskan semua masyarakat yang ada di 153 kelurahan sudah tersentuh layanan kesehatan yang tidak mampu datang ke Puskesmas dikarenakan penyakitnya. “Ini merupakan upaya Pemkot untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di Kota Makassar,” ungkap Nursaidah.

    Mobil pelayanan Dottoro’ta ini bisa menempuh jarak 200 Km dengan sekali pengecasan selama delapan jam.

    Selain itu, setiap puskesmas sudah memiliki standing cas untuk pengisian ulang baterai mobil pelayanan tersebut. “Sudah ada 45 Puskesmas memiliki standing cas, duanya itu ada di pulau yang listriknya belum bisa,” ujar Nursaidah.

    Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, untuk mendapatkan pelayanan Mobil Homecare Dottoro’ta bisa melalui telpon dengan nomor 112 yang akan beroprasi selama 24 jam secara gratis.

    “Telpon 112, 24 jam. Gratis karena 112 disitu ada masalah kesehatan, masalah apa saja penyelamatan ya, misalnya ada tiang listrik yang jatuh atau sebagainya,” ujar Danny Pomanto.

    Editor: Arus Ahmad