Satu Tahun Kepemimpinan AS Chaidir Syam Pimpin Maros

Dorong Kemajuan Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat untuk Kemajuan Maros

Oleh: Muhammad Askar, SKM

Tanggal 20 Februari 2026 menandai genapnya satu tahun pasangan Bupati dan Wakil Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur, memimpin Kabupaten Maros. Periode pertama tahun ini menjadi momentum penting untuk menilai arah kebijakan dan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Maros yang lebih maju, terutama di sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Fondasi Pendidikan yang Diperkuat

Kepemimpinan Chaidir Syam menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024, Bupati Maros menerima penghargaan khusus dari Pj. Gubernur Sulawesi Selatan atas dedikasinya dalam memajukan dunia pendidikan di wilayahnya . Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas berbagai program konkret yang telah dijalankan.

Salah satu bukti nyata adalah pemberian Anugrah Pendidikan kepada 11 guru dan kepala sekolah berprestasi . Program ini tidak hanya memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik, tetapi juga menciptakan ekosistem kompetitif yang mendorong peningkatan kualitas pengajaran. Chaidir Syam memahami bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan generasi muda Maros.

Partisipasi Masyarakat sebagai Kunci Pembangunan

Berangkat dari pengalaman panjangnya di legislatif—sebagai Wakil Ketua I dan Ketua DPRD Kabupaten Maros—Chaidir Syam membawa pemahaman mendalam tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Filosofi ini tercermin dalam berbagai kebijakan yang mengedepankan keterlibatan aktif warga.

Keberhasilan Maros meraih berbagai penghargaan bergengsi, seperti Adipura VIII kategori Kota Kecil pada 2024 , tidak lepas dari peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Demikian pula dengan pengembangan desa wisata, di mana Desa Samangki masuk dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 , membuktikan bahwa pemberdayaan komunitas lokal menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan.

Integrasi Program dan Inovasi

Dalam satu tahun ini, pemerintahan Chaidir Syam-Muetazim Mansyur berhasil mengintegrasikan berbagai program unggulan. Di sektor kesehatan, fokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan operasi katarak gratis menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan rakyat . Sementara di bidang infrastruktur, percepatan pembangunan jalan dan fasilitas umum mendukung konektivitas antarwilayah.

Yang patut diapresiasi adalah konsistensi dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baih. Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang ke-12 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas, bahkan ketika berbagai program pembangunan digenjot.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Tentu saja, satu tahun adalah waktu yang relatif singkat untuk menilai keseluruhan keberhasilan sebuah pemerintahan. Tantangan seperti kesenjangan pembangunan antarkecamatan, peningkatan indeks pembangunan manusia, dan adaptasi terhadap perubahan iklim masih perlu menjadi perhatian serius.

Namun, fondasi yang telah dibangun—dengan pendidikan sebagai pilar utama dan partisipasi masyarakat sebagai kekuatan penggerak—memberikan optimisme bahwa Maros berada di jalur yang tepat. Kepemimpinan Chaidir Syam yang berbasis pengalaman panjang di dunia legislatif dan eksekutif, ditambah dengan dukungan wakilnya Muetazim Mansyur, menciptakan sinergi yang diperlukan untuk menghadapi kompleksitas pembangunan daerah.

Penutup

Satu tahun kepemimpinan AS Chaidir Syam di Maros telah menunjukkan arah pembangunan yang jelas: pendidikan berkualitas dan partisipasi masyarakat yang aktif adalah kunci kemajuan. Dengan berbagai capaian yang telah diraih dan fondasi yang kokoh, Maros memiliki modal kuat untuk melangkah lebih maju. Tantangan ke depan memang tidak mudah, tetapi dengan komitmen yang terbukti dan dukungan seluruh komponen masyarakat, Maros berpotensi menjadi model pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

#Penulis adalah pengamat pendidikan dan pembangunan daerah.

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan