• Rudianto Lallo: DPRD Makassar Tertarik Belajar Penataan Kota Kazakstan
    Oleh | Sabtu, 6 Mei 2023 | 16:18 WITA

    Dalam kunjungan ini, Sekretaris Dubes Kazakhstan dan Tajikistan menyampaikan berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan dalam rangka memperingati hubungan diplomatik Indonesia dan Kazakhstan yang terjalin sejak tanggal 2 Juni 1993.

    Andi Zulkarnain menyampaikan jika Pemerintah Indonesia melalui kedutaan Kazakhstan, akan menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati 30 tahun hubungan diplomatik ini.

    “Salah satu kegiatan yang akan diselenggarakan adalah pergelaran budaya indonesia dan khas makanan indonesia di Kazakhstan, di kegiatan ini kami harap pemerintah daerah di Indonesia turut berpartisifasi mengirimkan delegasinya,” kata Andi Zulkarnain.

    Lanjut dia, hadirnya pemerintah daerah dari Indonesia juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata Indonesia di Kazakhstan. Indonesia dengan sejuta destinasi wisata, mulai dari laut, gunung, hingga destinasi bangunan dapat menjadi daya tarik.

    “Kazakhstan adalah negara yang tidak memiliki wilayah laut atau dikenal sebagai “Landlocked Country”. Tentunya ini dapat menjadi jualan pemerintah daerah yang memiliki pesisir pantai,” tambahnya.

    Selain itu, Mantan Ketua BEM Fakultas Ekonomi Unhas itu, juga menyampaikan  jika Kazakhstan menjadi salah satu negara yang memiliki kota terbaik di dunia. Dia juga menyebutkan jika salah satu negara yang sukses memindahkan ibu kota dari Almaty ke Astana. Di mana Kota Astana menjadi salah satu Kota terbaik di dunia.

    “Tentunya ini sangat baik untuk Pemerintah Sulsel dan Kota Makassar melaksanakan kunjungan, sekaligus melakukan studi banding dengan pemerintah di Kazakhstan,” sebutnya.

    Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo merespon dengan baik. Dia berencanakan akan berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto untuk melakukan pembelajaran penataan wikayah. Makassar kata dia yang mewacanakan Kota Dunia harus banyak belajar dari rencana pembangunan kota yang sudah mendapat pengakuan dari mancanegara.

    “Pemerintah Kota Makassar perlu mempertimbangkan untuk melakukan kunjungan kerja di Kazakshtan. Kazakshstan yang menjadi negara maju sangat layak untuk dijadijan tujuan kunjungan, apalagi Kazakshtan dikenal negara investasi terkemuka di dunia,” tutup Rudianto Lallo.

    Di kesempatan ini, kedua alumni Unhas ini saling melempar pujian. Rudianto Lallo memuji keberhasilan Andi Zulkarnain yang sukses menjadi bagian dari istana di masa muda. Hal itu dinilai tidak terlepas dari perjuangan di kampus.

    “Banggalah ada anak muda, dari Unhas di masa muda sukses masuk istana. ini bagian perjuangan semasa di kampus dulu,” kata Rudianto Lallo.

    Hal senada juga disampaikan Andi Zulkarnain. Dia merasa bangga ada teman angkatannya tahun 2002 di Unhas yang sukses memimpin lembaga legislatif. Hal itu kata dia tidak gampang. Duduk di DPRD bukan hal muda apalagi menjadi pucuk pimpinan.

    Kendadi demikian, Kader HMI itu menyebutkan jika jiwa kepemimpinan sudah terlihat semasa di bangku kuliah, RL (sapaan Rudianto Lallo) yang semasa memimpin Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) sudah nampak jiwa kepemimpinanya di kampus ataupun di luar kampu.

    “Saya doakan semoga sukses terus dan naik kelas,” tutup Andi Zulkarnain.

    Editor: Arus Ahmad