MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kota Makassar melalui penerimaan pajak hingga November 2023 telah mencapai Rp1,25 trilun lebih dari yang ditargetkan Rp1,49 triliun lebih.
“Kondisi penerimaan pendapatan sampai saat ini telah mencapai 84 persen atau sekitar Rp1,25 triliun. Ini berkat kerja kita semua, para wajib pajak,” ujar Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, Senin 20 Mei 2024.
Sedangkan untuk realisasi pendapatan year to year dari periode bulan ini dengan periode bulan yang sama di tahun lalu, sebut mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar ini, mengalami surplus Rp140 miliar lebih.
Sehingga sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak, pihaknya memberikan penghargaan kepada pengelola dan wajib pajak melalui kegiatan Bapenda Tax Award untuk memberikan motivasi dan ajakan kepada wajib pajak lain dalam berkontribusi untuk pembangunan Kota Makassar.
Di tempat terpisah, Asisten III Pemkot Makassar Mario Said menyampaikan bahwa penerimaan pajak sebagai bentuk komitmen wajib pajak dalam membantu pemerintah untuk membangun perkotaan. “Saya melihat ada banyak wajib pajak yang hadir memperlihatkan komitmen kita untuk kemajuan Kota Makassar. Kepada seluruh SKPD pengelola pendapatan untuk meningkatkan penerapan transaksi non tunai untuk memungut PAD, khususnya bagi SKPD Pengelola Retribusi,” paparnya menekankan.
Pihaknya berharap agar seluruh kanal pembayaran digital yang telah disiapkan oleh Pemkot Makassar dalam melakukan pembayaran baik melalui QRIS, Virtual Account (VA), transfer, maupun kanal digital lainnya dapat direalisasikan kepada masyarakat.
Sebanyak 300 Badan Usaha (BU) se-Kota Makassar yang dinilai berkontribusi dalam peningkatan pajak daerah serta memiliki ketaatan pajak yang tinggi. Dan sebanyak 27 badan usaha menerima penghargaan dari Bapenda.
Editor: Arus





