MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Ribuan warga Makassar berbondong-bondong mengikuti Shalat Tarwih malam pertama di Masjid Al Markaz Al Islami, Minggu 5 Mei 2019.
Panitia seksi ibadah Masjid sendiri telah menyiapkan sejumlah program amaliah Ramadhan yang siap mengisi hari-hari jamaah selama sebulan penuh.
Salah seorang panitia Amaliah Ramadhan 1440 Hijriah Masjid Al Markaz, Mawardi, mengatakan, Masjid Al Markaz Al Islami Makassar menyiapkan nasi kotak untuk buka puasa selama bulan Ramadhan.
Masjid megah di Sulawesi Selatan ini juga akan membagi-bagikan tiga ton kurma ke 200 masjid di Makassar.
Pembagian kurma tersebut bekerja sama dengan pihak Telkomsel Kota Makassar. “Berkat kerja sama dengan Telkomsel, Ramadhan kali ini akan disediakan tiga ton kurma,” ujarnya.
Sedangkan untuk persediaan buka puasa, pihak Masjid Al Markaz menyiapkan 1.000 nasi bungkus dan makanan ringan setiap hari. “Bagi jamaah yang tidak kebagian nasi akan dikasi kurma dan air putih. Untuk persiapan panitia menyambut Ramadhan sudah hampir 100 persen,” katanya.
Untuk donatur buka puasa di Masjid Al Markaz, Mawardi mengatakan, sudah komplit. Jadi, 30 hari selama Ramadhan sudah ada donatur tetapnya. Namun, sampai saat ini, pihaknya tidak menutup diri jika masih ada yang ingin memberi sumbangan selama ramadhan.
“Di sini sudah ada donatur yang mengambil jadwal buka puasa. Ada yang tiga atau empat hari,” ungkapnya.
Selain itu, Masjid Al Markaz menyiapkan tiga imam tarwih yang masing-masing akan mengisi selama 10 hari. Konsep Ramadhan yang akan diterapkan pun akan meniru Haramain.
“Kita terapkan ala Haramain di Tanah Suci. Jadi, akan dibaca satu juz per hari. Jika puasa hanya 29 hari, maka ada malam yang akan mengambil 1,5 juz. Konsep ini telah diterapkan sejak tiga tahun yang lalu,” jelasnya.
Bahkan untuk khatib pada Idul Fitri, pihak Al Markaz telah memilih khatib kelahiran Sulawesi Selatan (Sulsel). Sedangkan untuk Idul Adha, Masjid Al Markaz akan mengundang khatib dari luar Sulsel.
“Untuk persoalan khatib memang sudah ada aturannya dari Masjid Al Markaz,” tutupnya.
Editor: Henny





