MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Grand design pembinaan kesertaan KB di wilayah dan sasaran khusus, dibuat karena alasan utama masih tingginya angka unmet need KB atau tidak terpenuhinya kebutuhan akan layanan KB dan masih rendahnya kesertaan para suami dalam ber KB.
Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar gelar pembinaan KB Pria di wilayah padat penduduk di Kota Makassar, Kamis 11 Juli 2019.
Kepala Dinas PPKB Kota Makassar H Andi Zulkifly Nanda dalam memberikan pengarahan kepada warga mengatakan bahwa “Kami ingin bagai mana warga makassar ini paham akan pentingnya merencanakan keluarga yang menjadi aset setiap keluarga, kami juga tidak menginginkan adanya bayi lahir yang sebenarnya keluarga belum merencanakan,”.
Zulkifli juga menggambarkan bagaimana proses kerja vasektomi yang menjadi hayalan yang negatif bagi kebanyakan warga di Kota Makassar.
Dinas PPKB Juga menghadirkan 4 akseptor Vasektomi yang berasal dari kecamatan yang berbeda dan menjelaskan langsung apa apa manfaat yang ia dapatkan setelah menjadi akaeptor Vasektomi, satu diantaranya bernama Pak Ali berasal dari kecamatan Bontoala adalah Akseptor Vasektomu yang sudah kuramg lebih 10 tahun merasakan manfaat Vasektomi.
“Saya juga pernah secara pribadi konsultasi kepada majelis ulama dan beliau membolehkan selama ada niat yang baik untuk keluarga,” ungkap dia.
Editor: Henny





