Srikandi Bank bjb Penggerak Transformasi Consumer Banking Nasional
Di tengah kerasnya persaingan industri perbankan nasional, nama Nunung Suhartini menjelma sebagai salah satu figur perempuan paling berpengaruh di tubuh Bank bjb. Sosok yang kini menjabat sebagai Direktur Konsumer & Ritel Bank bjb itu dikenal bukan hanya karena ketegasannya memimpin, tetapi juga karena kemampuannya membaca arah perubahan zaman. Dari ruang pelayanan cabang hingga pucuk strategi bisnis ritel, Nunung menapaki setiap jenjang karier dengan disiplin, kerja keras, dan konsistensi yang nyaris tanpa cela.
Perjalanan karier Nunung Suhartini ibarat kisah pendakian panjang menuju puncak kepemimpinan. Berbekal pendidikan di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Magister Pemasaran, ia membangun reputasi sebagai pemimpin yang mampu memadukan ketajaman strategi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan nasabah. Dari pemimpin cabang, CEO regional, hingga memimpin divisi jaringan dan layanan, setiap posisi yang diembannya menjadi bukti kapasitas besar yang dimilikinya dalam menggerakkan roda bisnis perbankan modern.
Di bawah kepemimpinannya, sektor konsumer dan ritel Bank bjb bergerak layaknya mesin pertumbuhan raksasa yang terus melaju tanpa henti. Transformasi digital diperkuat, layanan diperluas, dan pendekatan kepada masyarakat dibuat semakin dekat serta humanis. Nunung tidak sekadar memimpin perusahaan, tetapi membangun kultur pelayanan yang menjadikan Bank bjb tampil lebih modern, cepat, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Tak heran jika sosok Nunung kini dipandang sebagai salah satu motor penting transformasi Bank bjb. Kepemimpinannya yang adaptif membuat perusahaan mampu menghadapi tantangan industri yang berubah sangat cepat. Di tangannya, strategi consumer banking tidak hanya menjadi angka pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjadi simbol bagaimana inovasi dan pelayanan dapat berjalan berdampingan demi memperkuat kepercayaan masyarakat.
Bagi banyak perempuan karier di Indonesia, Nunung Suhartini adalah gambaran nyata bahwa kepemimpinan lahir dari ketekunan dan keberanian menghadapi tantangan. Dari Bandung menuju panggung perbankan nasional, ia membuktikan bahwa dedikasi panjang mampu melahirkan pengaruh besar. Kini, namanya berdiri sebagai salah satu wajah penting kebangkitan layanan ritel perbankan Indonesia yang semakin digital, progresif, dan berorientasi pada masa depan.
Mengubah Wajah Consumer Banking Indonesia
Di tengah derasnya arus transformasi industri perbankan nasional, nama Nunung Suhartini tampil sebagai salah satu figur perempuan paling berpengaruh di jajaran pemimpin Bank bjb. Perempuan kelahiran Bandung tahun 1971 ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang membangun kariernya setapak demi setapak hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Direktur Konsumer & Ritel Bank bjb sejak tahun 2025. Keteguhan, pengalaman panjang, dan visi besarnya menjadikan Nunung sebagai simbol kepemimpinan modern di dunia perbankan Indonesia.
Perjalanan hidup Nunung Suhartini bukan kisah instan yang lahir dalam semalam. Ia menempuh pendidikan Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia di STIA LAN RI Bandung pada tahun 2002 sebelum melanjutkan Magister Manajemen Pemasaran di Universitas Pasundan pada 2004. Perpaduan dua disiplin ilmu tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang unik: kuat dalam membangun sumber daya manusia sekaligus tajam membaca strategi pasar dan kebutuhan nasabah.
Karier Nunung berkembang melalui berbagai posisi penting yang mengasah kemampuannya menghadapi dinamika industri perbankan. Ia pernah memimpin Kantor Cabang Saharjo Bank bjb pada tahun 2019, sebuah posisi yang menjadi batu loncatan penting dalam membuktikan kapasitas kepemimpinannya. Dalam waktu singkat, kemampuannya membangun jaringan layanan dan meningkatkan kualitas pelayanan membuat namanya semakin diperhitungkan di lingkungan internal Bank bjb.
Tak berhenti di sana, Nunung kemudian dipercaya menjadi CEO Regional 3 Bank bjb pada periode 2019 hingga 2022. Di posisi tersebut, ia dikenal sebagai pemimpin yang mampu menggerakkan tim dengan energi besar dan strategi agresif namun terukur. Di bawah arahannya, penguatan layanan konsumer dan pendekatan kepada masyarakat berkembang semakin luas, menjadikan Bank bjb tampil lebih dekat dengan kebutuhan nasabah di berbagai daerah.
Kepercayaan perusahaan terhadap Nunung terus meningkat ketika ia ditunjuk sebagai Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan Bank bjb pada periode 2022 hingga 2025. Jabatan tersebut menjadi panggung besar yang memperlihatkan kapasitasnya dalam mengelola transformasi layanan berbasis digital. Ia dikenal aktif mendorong modernisasi jaringan pelayanan, memperkuat kualitas layanan nasabah, dan membangun sistem kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi perbankan.
Kini, sebagai Direktur Konsumer & Ritel Bank bjb, Nunung Suhartini menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan bisnis consumer banking perusahaan. Di tangannya, sektor konsumer tidak hanya menjadi sumber pertumbuhan bisnis, tetapi juga wajah baru pelayanan perbankan yang lebih cepat, modern, dan humanis. Kepemimpinannya menghadirkan optimisme besar bahwa Bank bjb mampu bersaing di level nasional dengan tetap mempertahankan kedekatan emosional kepada masyarakat.
Bagi banyak perempuan Indonesia, Nunung Suhartini adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi mampu membawa seseorang menembus puncak kepemimpinan. Dari Bandung hingga panggung perbankan nasional, ia menjelma menjadi simbol perempuan tangguh yang tidak hanya sukses membangun karier, tetapi juga ikut membentuk masa depan industri perbankan Indonesia yang semakin progresif, inovatif, dan berkelas.
Resonansi Bugis Bone di Tanah Pasundan: Kepemimpinan Hati Nunung Suhartini
Sejarah sering kali melipat jarak antara dua pulau melalui guratan takdir yang tak terduga. Bagi Nunung Suhartini, Direktur Konsumer & Ritel Bank bjb, ikatan batinnya dengan tanah Bone bukan sekadar silsilah keluarga di atas kertas, melainkan menjadi kompas hidup yang membentuk karakter dan prinsipnya.
Kisah itu bermula pada awal abad ke-19, ketika gelombang perlawanan terhadap kolonialisme membuat buyutnya—seorang tentara Kerajaan Bone—diasingkan oleh Belanda ke Penjara Banceuy, Bandung. Dari tanah pengasingan itulah garis keturunan keluarga mereka berlanjut, melahirkan generasi demi generasi hingga akhirnya membentuk jati diri Nunung yang lahir dan besar di Tanah Pasundan. Meski tumbuh dalam lingkungan budaya Sunda yang lembut, di dalam dirinya mengalir darah Bugis Bone yang dikenal tangguh, berani, dan penuh harga diri.
Pengasingan kolonial mungkin berhasil memindahkan raga sang buyut melintasi samudra, tetapi tidak mampu merenggut nilai-nilai hidup yang diwariskan kepada keturunannya. Dalam keluarga Nunung, prinsip leluhur dijaga layaknya pusaka yang tak ternilai.
Nilai utama yang selalu dipegang adalah menjaga harga diri dan martabat, yang dalam falsafah Sulawesi Selatan dikenal sebagai siri’ na pesse. Kehidupan dijalani bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi kemaslahatan bersama. Ada satu prinsip sederhana namun kuat yang terus diwariskan: membantu sesama adalah kemuliaan, sedangkan meminta-minta adalah pantangan. Jiwa Bugis Bone yang mandiri, pekerja keras, dan gemar berbagi itulah yang kemudian mewarnai perjalanan hidup dan kariernya.
Karakter tangguh tersebut semakin lengkap ketika berpadu dengan nilai taro ada, taro gau—keselarasan antara kata dan perbuatan. Prinsip ini diperkuat dengan nilai lempu (jujur), getteng (teguh memegang prinsip), dan ada tongeng (berani berkata benar). Perpaduan nilai-nilai itulah yang menjadikan Nunung Suhartini sebagai sosok pemimpin yang dipercaya dan dihormati.
Latar belakang pendidikannya di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia serta Magister Pemasaran tidak hanya menjadi gelar akademik semata, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun pelayanan perbankan yang lebih manusiawi, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Perpaduan karakter Bugis yang tegas dengan kelembutan budaya Sunda membentuk gaya kepemimpinan Nunung yang khas. Ia mampu memimpin transformasi sektor ritel Bank bjb dengan pendekatan yang humanis namun tetap disiplin dan profesional. Keberadaannya sebagai sosok dengan latar belakang budaya yang beragam—Bugis Bone, Sunda, Pekalongan, dan Arab—justru memperkaya cara pandangnya dalam memahami keberagaman karakter nasabah maupun dinamika dunia kerja. Baginya, keberagaman bukanlah sekat, melainkan kekuatan yang memperluas empati dan cara berpikir.
Di balik kesuksesan kariernya di industri perbankan nasional, kerinduan terhadap tanah leluhur Sulawesi Selatan tetap hidup dalam hatinya. Kerinduan itu hadir melalui aroma kuliner khas Bugis yang selalu dirindukan, hingga pesona kain sutra Bugis yang sarat filosofi dan keindahan.
Bagi Nunung, kain sutra itu seolah menjadi simbol perjalanan hidupnya sendiri—benang-benang sejarah masa lalu yang ditenun dengan kerja keras, integritas, dan pengabdian, hingga menghasilkan sebuah mahakarya kepemimpinan yang kokoh dan menginspirasi.
BIODATA
Nunung Suhartini
Tempat Lahir: Bandung
Tahun Lahir: 1971
Kebangsaan: Indonesia
Jabatan Saat Ini: Direktur Konsumer & Ritel Bank bjb
Pendidikan
• Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia
STIA LAN RI Bandung (2002)
• Magister Manajemen Pemasaran
Universitas Pasundan (2004)
Riwayat Jabatan
Tahun Jabatan
2025 – Sekarang Direktur Konsumer & Ritel Bank Bjb
2022 – 2025 Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan Bank bjb
2019 – 2022 CEO Regional 3 Bank Bjb
Januari 2019 – September 2019 Pemimpin Kantor Cabang Saharjo Bank bjb





