Dosen UIN Alauddin Makassar, Andi Fadly jadi Pemateri dalam Diskusi Diskominfo Makassar

MAKASSAR, LINKSULSEL.COM Andi Fadli Yusuf selaku praktisi media mengatakan ditengah banyaknya media mainstream sebagai sarana pemberi informasi, masa depan jurnalisme diperkirakan bakal tetap bagus.

Hal tersebut disampaikan dalam ‘Forum Jurnalistik dan OPD Kota Makassar’ yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di Hotel Ramedo, Jl. Andi Djemma, Rabu (31/7/2019).

Dilansir dari PortalMakassar.com, meski ada begitu banyaknya media yang beragam, namun tentunya masyarakat harus mampu memfilter berita yang baik dan benar sesuai unsur jurnalistik.

“Yang membedakan wartawan dan yang bukan wartawan ialah memenuhi kode etik jurnalistik bekerja atas nama UU (undang undang), dan diakui dewan pers,” kata Andi Fadli.

Selain itu, Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar menyampaikan, diera industri digital saat ini, diperkiraan industri media akan mengalami krisis, jika perusahaan media menggunakan bisnis tradisional, utamanya media cetak dan siaran.

“Kecenderungan masyarakat memperoleh informasi secara gratis dan cepat, tidak mampu dipenuhi oleh media. Dan perusahaan media tidak menyesuaikan konten atau pemograman mereka untuk pemirsa khusus/tertentu,” pungkas Andi Fadli yang saat ini dosen di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar.

 

 

 

(PM)

 

Editor: Sania

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan