MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Kita kembali terhentak terkait kasus perundungan anak yang menimpa ananda Audrey, siswa SMP dari Pontianak. Selain terciptanya keadilan kepada pelaku dan korban, ada banyak hal yang mungkin harus kita tekankan untuk tidak mengulangi kejadian serupa, yaitu peran penting keluarga.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, pengawasan orang tua terhadap anak menjadi hal terpenting untuk menanggulangi kasus perundungan terhadap anak. Keluarga, kata Danny, menjadi bagian penting dari mitigasi sosial.
“Di Makassar kita punya Jagai Anakta’, program sederhana tapi penuh makna, yaitu memaksimalkan potensi keluarga sebagai ruang utama pembentukan anak sebelum berlanjut pada ruang pendidikan dan lingkungan sekitar,” kata Danny, Sabtu 13 April 2019.
Lanjut Danny, kasus Audrey harus menjadi pelajaran bagi kita. Kita harus menyadari, pelaku kekerasan dan korban kekerasan adalah sama-sama menjadi korban dari hilangnya peran keluarga.
“Oleh karena itu, dua-duanya memerlukan keluarga yang baik, dua-duanya perlu dijaga, masyarakat juga harus mengawasi,” imbuhnya.
Menurut Danny, untuk mengantipasi kejadian serupa, dibutuhkan tiga ruang pendekatan yaitu di ruang keluarga, sekolah, dan lingkungan.
“Tiap aktor di dalam ruang tersebut harus memantau penuh tumbuh kembang anak kita,” kunci Danny.
Editor: Henny





