MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Makassar priode 2018-2019 yang dinahkodai oleh Anriadi resmi dilantik.
Pelantikan yang mengangkat tema “Restorasi Gerakan Untuk Kepemimpinan IMM Yang Berkarakter” ini dilaksanakan di Ballroom Phinisi Kampus UNM, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (23/11/2018).
Ketua Panitia Pelantikan Adrian Alfatih mengatakan, sebelum pelantikan ini pihaknya telah melalukan audiens keberapa tokoh guna dalam rangka penguatan organisasi kedepannya.
“Kami lakukan beberapa audiens baik itu bersama Presidium KAMI IMM Sulsel, Pimpinan Amal Usaha, Ayahanda PDM, para senior, dan ke Bapak Wali Kota Makassar,” ungkap Adrian.
Mantan Ketua BEM FAI Unismuh Makassar ini menambahkan, selain pelantikan ini akan pula dilanjutkan dengan rapat kerja, tarpim yang dilaksanakan 26-28 November 2018 di Pusdim Makassar.
“Selain itu akan dilanjutkan Baitul Arqam (BA) pada tanggal 29-31 di Malino Gowa,” tambahnya.
Adrian pula berterima kasih dan meminta maaf jikalau ada yang kurang dalam prosesi pelantikan tersebut.
Terpisah, Ketua Terpilih PC IMM Makassar Anriadi mengatakan bahwa sebanyak 26 pengurus yang resmi dilantik hari ini.
Ia menambahkan pula bahwa pelantikan adalah moment bersejarah untuk memulai dan memberikan kontribusi nyata bagi ummat, bangsa dan negara.
“Pelantikan kami mengangkat tagline “Berkarakter” bahwa kader IMM harus senantiasa berkarakter intelektual, spiritual dan humanitas sebagai spirit trilogi dan tri kompetensi IMM,” tambahnya.
Anriadi yang juga kader IMM UNM Makassar ini berjanji akan membawa perubahan untuk IMM mendatang, yang utama juga adalah mengembalikan nilai dasar perjuangan beserta tujuan IMM kejalannya.
“Kader IMM harus menanamkan kembali nilai-nilai ke-IMM-an yang murni agar mampu memiliki kemampuan untuk bersaing di era milenial saat ini,” tuturnya.
“IMM tidak boleh besar dalam rumah, tapi harus lebih besar di luar rumah,” harapnya.
Dalam pelantikan ini digelar pula dialog Kebangsaan yang mengangkat tema “Urgensi Permenristekdikti Nomor 55 Dalam Meneguhkan Ideologi Bangsa”.
(Rilis)
Editor: Ahmad





