Pilwali Makassar, Perindo Sulsel Dorong Sanusi Hingga Aktor Andi Arsyil

MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Ketua Wilayah DPW Perindo Sulsel Sanusi Ramadhan bersama jajaran pengurusnya menggelar nonton bareng Film Lokal teranyar Anak Muda Palsu karya Production Lokal dan sineas-sineas lokal muda berbakat Senin 15 Juli 2019 di CGV bioskop Mall Panakkukang Square.

Hadir dalam acara nonton bareng itu, Bendahara DPW Perindo SulSel, Hasanuddin, Sekretaris DPD Perindo Kota Makassar, Muhammad Sultan , Ketua 1 DPD Perindo Kota Makassar yang juga pegiat Film Pamanca, Adham Nugraha dan Muhammad Askar selaku Ketua Bidang Politik DPD Perindo Kota Makassar yang juga mantan Jubir Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 yang lalu.

Dalam keterangan persnya, Sanusi menegaskan bahwa nonton bareng Film Anak Muda Palsu ini yang kesekian kalinya digelar pengurus Perindo Sulsel.

“Ini semua demi menghargai karya para sineas lokal kita,” tegas Sanusi.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang mensupport kawan kawan sineas lokal kita dalam berkarya, saya dengar penontonnya sudah tembus 100 ribu ini karya yang luar biasa,” imbuh Uchy, sapaan akrabnya.

Selain membahas Film Anak Palsu dalam nobar tersebut juga membahas secara santai bakal Calon Walikota Makassar usungan Partai Perindo.

“Ini Calon Walikota dan Wakil Walikota asli loh katanya, teman teman sepakat mendorong saya, Sanusi Ramadhan dan Andi Muhammad Arsyl artis pemeran utama Tukang Bubur Naik Haji sebagai kandidat Cawali dan Cawawali pada Pilwali Kota Makassar 2020 mendatang yang dilaksanakan pada September 2020,” ungkapnya.

Sanusi menjelaskan pihaknya, menyebut calon Wali Kota asli bukan palsu seperti yang lain karena pada Pileg 2019 di Makassar Perindo memiliki dua Kursi di DPRD Kota Makassar yang nilainya sama dengan memiliki peluang 20 persen tiket untuk bertarung dari 10 kursi yang menjadi syarat memiliki tiket bertarung.

Di sisi lain, Askar yang didaulat menjadi Jubir Perindo menegaskan bahwa Perindo lebih memiliki peluang dibandingkan nama-nama calon yang berseliweran di media sosial, media online dan cetak lokal karena dua kursi itu sangat berharga saat pengambilan sikap partai dalam mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada September 2020 mendatang.

Askar juga menegaskan jika dilihat komposisi perolehan kursi, dia memproyeksikan maksimal bakal ada 5 calon Walikota dan Wakil Walikota dimana 4 akan di usung oleh koalisi partai dan 1 calon Independen.

Di tempat yang sama, Ketua 1 Bidang Organisasi Perindo Sulsel, Adham Nugraha menyampaikan bahwa untuk memperoleh dukungan masyarakat calon-calon dari partai Perindo akan mepromosikan dan mensosialisasikan lewat media Group MNC milik Harry Tanoe dan media media lokal lainnya

“Selain itu kita tetap akan melaksanakan program sosial bakti kepada masyarakat seperti pelayanan ambulance, fogging, beras murah dan juga akan ada diskusi serial Perindo mendengar Rakyat Makakssar bersuara,” tutup Adham.

 

 

 

Editor: Henny

Pos terkait

http://linksulsel.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-09-at-17.01.041-1.jpeg

Tinggalkan Balasan