Pada kesempatan tersebut, gubernur memaparkan tentang keselarasan dan dukungan program pembangunan transportasi di Sulsel, dengan program pemerintah pusat. Serta dukungan visi pembangunan transportasi di Sulsel.
Nurdin Abdullah menyebutkan, wilayah bagian timur Indonesia, termasuk di Sulsel, masih sangat membutuhkan sistem transportasi terkoneksi. “Sulsel bukan hanya daratan tetapi kita memiliki kepulauan. Persoalan kita adalah konektivitas,” kata Nurdin Abdullah.
“Kita ingin menciptakan sistem transportasi yang nyaman dan baik. Kita ingin orang masih mau duduk-duduk, tetapi sudah sampai,” sebutnya.
Ia mencontohkan, hadirnya transportasi yang nyaman di Selayar, di Pelabuhan Pamatata menuju ke Kota Benteng. Mendorong hadir pedesterian yang baik, demikian juga dengan perparkiran.
“Target saya 2022, tidak ada lagi kendaraan parkir di jalan,” imbuhnya.
Lanjutnya, sistem transportasi antar daerah sekarang sudah bagus. Tetapi kekurangan yang ada, tidak ada rest area. Pemprov akan membangun 10 rest area, sehingga tidak ada lagi kendaraan parkir di marka jalan untuk menghindari kecelakaan.
Editor: Sania





