MAKASSAR, LINKSULSEL – Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar bersama Lurah Baji Mappakasunggu, Abd Rasyid Sahru mendampingi kunjungan kerja dari Asisten Deputi (Asdep) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko RI) Bidang Pangan. Kunjungan ini berlangsung di Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Mattoangin 3, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea.
Fokus utama kunjungan adalah meninjau langsung perkembangan budidaya ikan nila dengan metode Bioflok, yang menjadi bagian dari program Urban Farming Pemerintah Kota Makassar. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perkotaan dengan memanfaatkan lahan terbatas secara optimal.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Asdep Kemenko RI yang menunjukkan perhatian serius terhadap inovasi pertanian dan perikanan di Makassar. Metode Bioflok ini bukan hanya efisien, tapi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Abd Rasyid Sahrul.
Metode Bioflok dikenal sebagai teknik budidaya yang ramah lingkungan dan cocok untuk wilayah urban. Sistem ini memungkinkan pembudidayaan ikan dalam kolam berukuran kecil dengan efisiensi tinggi dalam penggunaan air dan ruang, serta peningkatan produktivitas panen.
Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kemandirian pangan serta kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian terus berkomitmen mengembangkan teknologi pertanian dan perikanan yang adaptif terhadap tantangan perkotaan.
Dengan dukungan lintas sektor dan semangat kolaborasi, Makassar terus menunjukkan komitmennya sebagai kota yang inovatif dan berdaya saing dalam bidang pertanian dan perikanan modern. (AR)




