MAKASSAR, LINKSULSEL – Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Aulia Arsyad, melakukan kunjungan sekaligus panen pisang Cavendish di Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Ruci, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, pada Senin, 24 November 2025.
Panen dilakukan setelah tandan buah menunjukkan ciri optimal, yakni tampak berisi tanpa ruang kosong, serta muncul bintik coklat pada kulit sebagai tanda kematangan.
Waktu panen bervariasi, sekitar 75–80 hari setelah jantung pisang muncul, atau 8–11 bulan setelah tanam tergantung tingkat kesuburan tanah.
Proses panen meliputi pengikatan pangkal buah, pemotongan tandan, serta menyangga pohon agar tidak patah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program urban farming yang digencarkan pemerintah Kota Makassar.
Program tersebut merupakan inisiatif untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat perkotaan, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup warga.
Program urban farming melibatkan partisipasi kolektif mulai dari masyarakat hingga kelompok usaha, dengan fokus pada pemanfaatan lahan terbatas di kawasan perkotaan.
Berbagai metode diterapkan, seperti pemanfaatan pekarangan, hidroponik, dan pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.




