MAKASSAR, LINKSULSEL.COM- Plt Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar Nirman Miswan Mungkasa menyebut, fokus pada beberapa program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Ia mengatakan berupaya semaksimal mungkin dengan mengefisienkan dan mengefektifkan kegiatan.
“Program Aplikasi Siparua, program Sertifikat Laik Fungsi (SLF), program TKPRD, dan program Penertiban Bangunan, serta program Pendataan Bangunan,” kata dia dilansir dari terkini.id, Senin, 22 April 2019.
Lebih jauh, Nirman memaparkan bahwa
Aplikasi Siparua tersebut merupakan aplikasi yang sudah bisa diunduh melalui smartphone android. Meski begitu, kata dia, program tersebut masih dalam sementara proses pengembangan.
“Semoga bulan ini sudah bisa diakses,” harapnya.
Melalui aplikasi Siparua, kata dia, nantinya masyarakat dapat mengetahui kegiatan Dinas Penataan Ruang. Hal itu sebagai bentuk transparansi Dinas Penataan Ruang terhadap masyarakat di Kota Makassar.
“Beberapa data kegiatan Dinas Penataan Ruang akan disajikan, juga ada pengaduan masyarakat mengenai Penataan Ruang di Kota Makassar,” terangnya.
Selain itu, dia menyebut program Sertifikat Laik Fungsi merupakan salah satu izin yang mengkaji kelayakan bangunan yang akan beroperasi. “Kita mau masyarakat terlayani dengan baik, tapi kualitas izin tak terbaikan,” terangnya.
Kendati demikian, ia juga mengatakan Dinas Penataan Ruang punya kendala ihwal kurangnya sumber daya manusia dan anggaran yang terbatas. Meski begitu, ia mengatakan telah melakukan banyak bimbingan teknis untuk mengoptimalkan anggaran yang ada.
“Solusinya melakukan banyak bimbingan teknis dan perbaikan SOP kegiatan. Mengoptimalkan anggaran yang ada, kemudian menjelaskan pada tim penganggaran berkaitan kendala lapangan yg tdk optimal.” tutupnya.
(MT)
Editor: Henny





