MAKASSAR, LINKSULSEL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar memperkuat pengawasan terhadap fasilitas kefarmasian melalui inovasi Supervisi Apotek Patuh dan Aman (SAPA DINKES). Program ini memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kepatuhan apotek sekaligus memastikan pelayanan kefarmasian berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinkes Kota Makassar, drg. Adi Novisa Perdana, menjelaskan SAPA DINKES menjadi salah satu upaya menghadirkan sistem pengawasan yang lebih efektif dan efisien.
“Melalui inovasi ini, pengawasan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kunjungan fisik,” ujarnya, Jumat (26/6).
Melalui SAPA DINKES, petugas dapat terhubung dengan pengelola apotek melalui konferensi video. Pemeriksaan dokumen perizinan dan komunikasi terkait pengelolaan obat juga dapat dilakukan secara daring sehingga proses supervisi menjadi lebih cepat dan efisien.
Adi mengatakan pemanfaatan teknologi tersebut membantu mengurangi ketergantungan terhadap pengawasan secara konvensional yang membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya lebih besar.
“Teknologi digital kini menjadi mata dan telinga baru bagi pemerintah dalam memastikan setiap apotek menjalankan praktik kefarmasian yang sesuai aturan,” katanya.
Pengawasan digital juga diarahkan untuk mendeteksi potensi pelanggaran lebih dini, mulai dari persoalan perizinan hingga penyimpanan dan pengelolaan obat. Pembinaan terhadap apotek dapat dilakukan secara berkala tanpa harus selalu menunggu pelaksanaan inspeksi lapangan.
Menurut Adi, penguatan pengawasan penting dilakukan karena aspek keamanan obat berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat. Dalam praktik kefarmasian, kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak terhadap keamanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
SAPA DINKES menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi untuk mendukung konsep *smart city* di bidang kesehatan. Digitalisasi tidak hanya diterapkan dalam pelayanan administrasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai instrumen pengawasan guna meningkatkan kepatuhan fasilitas kefarmasian.
Melalui SAPA DINKES, Dinkes Kota Makassar berupaya membangun sistem pengawasan apotek yang lebih cepat, efektif, dan adaptif. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya layanan kefarmasian yang aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kota Makassar.





