• PDAM Makassar Buka Loker, Beni : Tak Ada Istilah Bayar Membayar
    Oleh | Minggu, 26 Februari 2023 | 20:32 WITA

    MAKASSAR, LINKSULSEL.COM –Bagi Anda warga kota Makasssr, yang sedang mencari profesi baru untuk ditekuni, salah satu Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar, milik pemerintah kota Makassar saat ini sedang membuka rekrutmen kerja pegawai. Seperti informasi dari PDAM kota Makassar sedang membuka rekrutmen calon pegawai.

    Seperti informasi rekrutmen calon pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar, dimana perumda air minum kota Makassar, membuka kesempatam kepada warga negara untuk menjadi calon pegawai Perumda air minum kota Makassar, mulai 25-26 Februari 2022 melalui sistem Online

    “Jadi, asesmen dan rekturmen tenaga kontrak yang kita lakukan dan diumumkan hari ini. Itu adalah salah satu jalan menepis adanya isu bayar membayar yang terjadi di perumda PDAM di kota Makassar,” jelas Direksi Utama PDAM kota Makassar, Beni Iskandar.

    Dikatakan, karena itu pihaknya akan melakukan rekrutmen sekaligus melakukan asesmen untuk mendapatkan tenaga-tenaga atau kayarawan yang secara akuntabilitas kemampuan dan kompetensinya bisa dijamin bekerja melayani kepentingam masyarakat.

    Dia menegaskan bahwa rektuen ini bagian dari akultabilitas sehingga tak ada istilah bayar-membayar di lingkup PDAM Makassar.

    “Rektutmen ini kita kerjasamakan dengan lembaga universitas Negeri Makassar, tentu kita harapkan rekturmen ini fair tidak ada lagi istilah bayar-bayar, kalau ada oknum atau siapapun yang terindikasi melakukan sogok menyogok sampaikan ke saya,” tegasnya.

    “Kalau dia oktum internal di perumda PDAM saya langsung ambil tindakan yang terukur terhadap oknum yang bermain. jadi saya sampaikan kepada masyarkat bahwa jangan coba-coba nyogok-nyogok untuk masuk di Perumda PDAM Makassar,” sambung dia.

    Ditambahkan, selaku Direksi pihaknya punya analisi tersenidiri sehingga butuh tenaga tambahan di PDAM untuk bekerja lebih efwsien dan efektif.

    “Kita tentu punya analisa dankebutuhan itu sudah kita ukur, sudah terukur bahwa kuota dan kemampuan perusahaan untuk menerima nanti kita sampaikan,” pungkasnya.