• Kiai Ma’ruf Amin Dinilai Cukup Paripurna
    Oleh | Jumat, 10 Agustus 2018 | 06:56 WITA

    JAKARTA, LINKSULSEL.COM –  Setelah sekian lama menjadi misteri, akhirnya Presiden Joko Widodo menjatuhkan pilihan ke Kiai Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Pilihan tersebut pasti setelah melewati sejumlah pertimbangan. Pertimbangannya bukan hanya soal elektabilitas, tetapi akseptabilitas. Kemudian juga pertimbangan kenyamanan persaingan supaya tidak ada nuansa kebencian.

    Menurut Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (Romi), pertimbangan partai koalisi maupun Presiden Joko Widodo sendiri. Salah satunya untuk meredam ujaran kebencian di media sosial. Menurut Romi, perpecahan masyarakat karena persaingan mulai Pilpres 2014 dan tiga kali pilkada serentak, terutama Pilkada DKI menuju isu berbasis sara.

    “Kami pimpinan parpol diskusi dengan presiden mencari figur yang merefleksikan religius dan bisa meredam kebencian-kebencian di media sosial,” ucap Romi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).

    Selain itu, republik ini dibangun di atas pelangi nasionalisme dan religius yang terus tergambarkan sejak era Soekarno-Hatta, hingga Jokowi-Jusuf Kalla. Dimana kepemimpinan nasional merefleksikan perpaduan antara nasionalis religius. “Ini yang menjadi bahan pertimbangan kenapa memilih Kiai Ma’ruf Amin,” kata Romi.

    Masih menurut Romi, mempertimbangan lain termasuk aneka jabatan publik yang pernah digeluti ulama yang juga menduduki posisi rais aam PBNU. baik di legislatif, organisasi keagamaan, hingga lembaga negara. Dengan demikian Kiai Ma’ruf dinilai cukup paripurna.

    Editor : Jesi Heny